OILER (STCW III/5) DAN WIPER (STCW III/4) BERDASARKAN STCW: PERBEDAAN REGULATORI
OILER (STCW III/5) DAN WIPER (STCW III/4) BERDASARKAN STCW: PERBEDAAN REGULATORI
19 Jan. 2026
208
STCW (5)
OILER (STCW III/5) DAN WIPER (STCW III/4) BERDASARKAN STCW: PERBEDAAN REGULATORI
PENDAHULUAN
Di departemen mesin kapal niaga, posisi Wiper (STCW III/4) dan Oiler (STCW III/5) mewakili tingkat kualifikasi profesional dan tanggung jawab yang berbeda. Perbedaan ini ditetapkan secara jelas dalam International Convention on Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW), 1978 beserta amandemennya, termasuk Amandemen Manila 2010.Meskipun dalam praktik kedua posisi ini terkadang dianggap serupa, menurut STCW keduanya merupakan dua kategori kualifikasi yang berbeda, yang dibedakan oleh:
tingkat kompetensi;
tingkat kemandirian;
kewenangan dalam pengoperasian mesin;
tanggung jawab terhadap keselamatan ruang mesin;
persyaratan pelatihan dan masa layar.
Artikel ini menjelaskan perbedaan tersebut secara ketat dalam kerangka STCW, tanpa penyederhanaan nasional maupun interpretasi dari pihak crewing.
KLASIFIKASI MENURUT STCW BAB III
Kedua posisi ini berada di bawah STCW Bab III — Departemen Mesin dan termasuk dalam Support Level, namun mewakili tahapan kualifikasi yang berbeda.Wiper sesuai dengan STCW III/4, yang merupakan tingkat dukungan dasar. Oiler sesuai dengan STCW III/5, yang merupakan tingkat dukungan berkualifikasi dan diakui secara internasional sebagai Able Seafarer Engine.
WIPER (STCW III/4)
STATUS MENURUT STCW
Wiper adalah anggota departemen mesin yang melaksanakan tugas pendukung dan bantuan di ruang mesin di bawah pengawasan langsung atau terus-menerus dari personel mesin senior.Menurut STCW, Wiper diklasifikasikan sebagai tingkat awal awak ruang mesin dan tidak memiliki kewenangan untuk mengoperasikan mesin atau sistem kapal secara mandiri.
TUGAS WIPER (STCW III/4)
Sesuai dengan STCW Code, Section A-III/4, tugas Wiper meliputi:
membantu pekerjaan rutin di ruang mesin;
membersihkan, mencuci, dan menyiapkan mesin serta peralatan;
membantu insinyur dan awak mesin berkualifikasi dalam pekerjaan perawatan dan perbaikan;
melaksanakan instruksi dari insinyur jaga;
berpartisipasi dalam keadaan darurat, pemadaman kebakaran, dan kegiatan keselamatan;
mematuhi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja.
BATASAN UNTUK WIPER (STCW III/4)
Menurut STCW, Wiper tidak diperbolehkan untuk:
mengoperasikan mesin ruang mesin secara mandiri;
melakukan pekerjaan perawatan tanpa pengawasan langsung;
bertugas sebagai awak jaga ruang mesin;
melakukan operasi yang berdampak langsung terhadap keselamatan kapal.
OILER (STCW III/5)
STATUS DAN KUALIFIKASI MENURUT STCW
Oiler diklasifikasikan sebagai awak ruang mesin berkualifikasi. Posisi ini bukan posisi magang, melainkan profesional yang telah membuktikan kompetensinya sesuai dengan STCW Code, Section A-III/5.Menurut STCW, Oiler memiliki kualifikasi Able Seafarer Engine.
TUGAS OILER (STCW III/5)
Sesuai dengan STCW Code, Section A-III/5, Oiler berwenang untuk:
mengoperasikan dan memelihara mesin serta sistem ruang mesin kapal;
melaksanakan pelumasan, pemantauan, dan perawatan rutin;
berpartisipasi dalam jaga ruang mesin di bawah pengawasan umum seorang insinyur;
mengidentifikasi kerusakan dan melaporkannya kepada insinyur;
berpartisipasi dalam pekerjaan perbaikan sebagai awak mesin berkualifikasi;
melaksanakan tugas yang berdampak langsung terhadap keselamatan kapal.
TINGKAT TANGGUNG JAWAB OILER (STCW III/5)
Oiler:
memikul tanggung jawab pribadi atas mesin dan peralatan yang ditugaskan;
wajib memahami prinsip kerja sistem ruang mesin;
bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas yang aman dan benar.
PERBEDAAN UTAMA ANTARA OILER (STCW III/5) DAN WIPER (STCW III/4)
Wiper (STCW III/4) merupakan tingkat dukungan dasar, dengan seluruh pekerjaan dilakukan di bawah pengawasan. Oiler (STCW III/5) merupakan tingkat dukungan berkualifikasi, yang memungkinkan tindakan mandiri dalam lingkup tugas yang ditentukan.Perbedaan tersebut mencakup:
kewenangan pengoperasian mesin;
partisipasi dalam jaga ruang mesin;
tingkat kemandirian;
tingkat tanggung jawab;
peluang pengembangan karier.
JALUR KARIER MENURUT STCW
STCW menetapkan jalur pengembangan profesional yang jelas dalam departemen mesin:Wiper (STCW III/4) → Oiler (STCW III/5) → Engine Officer (STCW III/1)Untuk naik dari Wiper ke Oiler, diperlukan:
masa layar yang terdokumentasi di departemen mesin;
penyelesaian pelatihan yang disetujui sesuai STCW III/5;
lulus penilaian kompetensi;
sertifikat STCW yang masih berlaku.
PENTINGNYA KLASIFIKASI YANG BENAR
Penetapan yang benar untuk posisi Wiper (III/4) dan Oiler (III/5) sangat penting untuk:
kepatuhan terhadap inspeksi Flag State dan Port State Control;
pemenuhan persyaratan MLC 2006;
penentuan upah dan ketentuan kontrak yang akurat;
keselamatan kapal dan ruang mesin;
pengembangan karier pelaut yang sah dan transparan.
KESIMPULAN
Wiper (STCW III/4) dan Oiler (STCW III/5) adalah dua tingkat kualifikasi yang berbeda, yang ditetapkan secara jelas oleh Konvensi STCW.Wiper melaksanakan tugas pendukung di bawah pengawasan. Oiler adalah awak ruang mesin berkualifikasi dengan tanggung jawab lebih tinggi dan kewenangan untuk mengoperasikan mesin.Pemahaman yang benar atas perbedaan ini sangat penting bagi pelaut, pemilik kapal, dan perusahaan crewing.
DISCLAIMER
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak menggantikan persyaratan resmi STCW, peraturan Flag State, maupun prosedur internal perusahaan pelayaran.