Lowongan Tanker Produk Kimia/Minyak
Unfortunately, nothing was found as per your request
Chemical/product tanker: fitur, seluk-beluk bekerja di kapal
Kapal yang mengangkut muatan cair memerlukan awak kapal tidak hanya pengetahuan maritim, tetapi juga pemahaman tentang spesifikasi muatan berbahaya dan sensitif. Chemical/product tanker adalah kapal khusus di mana pelaut dihadapkan pada sejumlah tugas yang melampaui pelayaran biasa. Mari kita lihat bagaimana tanker tersebut berbeda, persyaratan apa yang dikenakan pada pelaut, dan apa yang harus dipertimbangkan ketika melamar pekerjaan.
Kekhususan chemical/product tanker
Jenis kapal ini dirancang untuk mengangkut:
produk petroleum (bensin, diesel, minyak tanah);
bahan kimia (asam, alkali, alkohol, reagen);
minyak dan pupuk cair;
lemak nabati, alkohol, dan muatan cair lainnya.
Fitur utama adalah kehadiran banyak tangki terisolasi, masing-masing memiliki sistem bongkar muat, pembuangan, ventilasi dan pembersihan sendiri. Hal ini memungkinkan pengangkutan muatan dengan komposisi berbeda secara bersamaan tanpa mencampurkannya.
Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan:
sistem gas inert untuk melindungi muatan dari pembakaran;
sistem pemanas/pendingin - jika muatan memerlukan kondisi suhu;
sistem pencucian - tangki dibersihkan dengan larutan khusus setelah bongkar muatan;
perangkat kontrol dan sensor yang memantau suhu, tekanan, dan komposisi gas.
Keselamatan seluruh pelayaran dan keamanan muatan bergantung pada operasi yang benar dari sistem-sistem ini.
Perbedaan chemical dan product tanker
Meskipun kedua jenis kapal serupa dalam penampilan, masih ada perbedaan:
Product carrier sering mengangkut produk petroleum, bahan bakar dan minyak. Tangkinya dapat dilapisi atau terbuat dari stainless steel.
Chemical tanker dirancang untuk mengangkut bahan kimia agresif dan sangat berbahaya. Kapal-kapal tersebut dibangun dengan standar yang lebih ketat, dan tangkinya selalu terbuat dari stainless steel atau dengan lapisan tahan kimia.
Chemical tanker yang memerlukan kualifikasi tambahan dan pengalaman dari awak kapal dalam bekerja dengan zat berbahaya.
Siapa yang bekerja di kapal-kapal tersebut?
Awak kapal di tanker dibentuk menurut skema klasik:
Awak dek: kapten, mualim I, mualim II/III, bosun, kelasi.
Mekanik: masinis kepala, masinis II/III, mekanik.
Personel layanan: koki, operator galley.
Mualim kepala memainkan peran kunci - dia bertanggung jawab atas seluruh proses bongkar muat, pembersihan tangki, pemantauan sistem keamanan dan interaksi dengan layanan pelabuhan.
Apa yang diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan?
Untuk mendapatkan pekerjaan di chemical atau product tanker, Anda harus:
Memiliki pendidikan maritim dan dokumentasi yang valid (Buku Pelaut, sertifikat STCW).
Mengambil kursus khusus: Tanker Familiarization, Advanced Chemical Tanker Operations (untuk chemical tanker), Advanced Oil Tanker Operations (untuk product tanker).
Memiliki pengalaman bekerja di tanker (diinginkan);
Mahir dalam bahasa Inggris - setidaknya pada tingkat komunikasi dan pemahaman instruksi;
Lulus pemeriksaan medis, memiliki vaksin (termasuk melawan demam kuning dan COVID-19).
Penting juga untuk memahami standar keselamatan dan lingkungan - kesalahan di chemical tanker dapat menyebabkan konsekuensi serius.
Apa yang ditawarkan shipowner?
Pekerjaan tanker berbeda:
Gaji tinggi - lebih tinggi dari sebagian besar bulk carrier dan container ship.
Kontrak stabil - paling sering dari 3 hingga 6 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan.
Kondisi hidup modern - di kapal baru awak kapal disediakan kabin yang nyaman, gym, Wi-Fi, laundry, dll.
Peluang karir - setelah beberapa kontrak Anda dapat pindah ke kapal yang lebih besar atau naik jabatan.
Tetapi Anda juga harus menyadari beberapa "jebakan" yang mungkin Anda temui ketika melamar pekerjaan. chemical/product tanker:
Tanggung jawab tinggi - pengangkutan zat berbahaya memerlukan kepatuhan ketat terhadap instruksi.
Banyak pekerjaan kertas - mualim kepala dan kapten harus terus-menerus menyimpan log, memantau deklarasi, menyiapkan dokumen untuk pelabuhan dan inspeksi.
Inspeksi lingkungan - chemical tanker menjalani inspeksi PSC, Vetting, dan CDI lebih sering daripada kapal lain, yang memerlukan kesiapan untuk inspeksi kapan saja.
Kesulitan dengan visa - seringkali kapal-kapal tersebut singgah di pelabuhan dengan persyaratan khusus, di mana visa Amerika, Schengen atau Inggris diperlukan.
Di mana mencari lowongan?
Cara yang dapat diandalkan untuk menemukan pekerjaan adalah menghubungi perusahaan crewing terpercaya. Misalnya, di "Marin MAN" Anda dapat:
mendapatkan daftar lowongan terkini untuk chemical dan product tanker;
menjalani konsultasi tentang persiapan dokumen dan kursus;
menerima dukungan dari saat Anda melamar hingga Anda naik kapal.
Tim kami fokus pada pengalaman, kualifikasi dan tujuan Anda. Kami memilih kontrak dengan syarat terbaik dan mendampingi pelaut di semua tahap.